3.2 Memahami fungsi dan format warna
4.2 Menempatkan berbagai fungsi dan format warna
Fungsi dan Format Warna
Format warna yang biasa digunakan ada dua yaitu CMYK
dan RGB.
Warna CMYK dan RGB merupakan dua komponen
penting dalam teori warna. Dua komponen ini menjadi dasar dalam membentuk
warna – warna lain. Sebelum membuat suatu desain, desainer harus menentukan
terlebih dahulu desain tersebut akan dicetak atau hanya dipresentasikan
melalui media monitor. Karena warna CMYK dan RGB akan menghasilkan hasil
yang berbeda ketika ditampilkan dalam bentuk visual di monitor dan ketika
dicetak.
CMYK
Warna
CMYK merupakan singkatan dari Cyan, Magenta, Yellow, dan Black. Warna CMYK
seringkali digunakan untuk percetakan karena tinta di percetakan terdiri dari
warna Cyan, Magenta, Yellow,
dan Black . Warna CMY
sendiri masih memantulkan sedikit warna – warna di RGB. Warna Cyan
memantulkan warna Red atau Merah. Warna Magenta memantulkan warna Green atau
Hijau dan warna Yellow memantulkan warna Blue atau Biru. Pantulan tersebut
tidak diinginkan, disebut juga dengan hue error. Untuk menyiasatinya maka
diberikan warna Black atau yang disebut Key dalam warna CMYK agar tiap
komponen warna menjadi lebih pekat dan tidak memantulkan hue error tadi.
RGB
RGB merupakan warna Red, Green dan Blue. Ketiga warna ini menghasilkan kecerahan
warna yang lebih cerah daripada warna CMYK. Karena itu, warna RGB sangat baik
digunakan untuk presentasi visual di monitor. Bagi para desainer grafis,
warna RGB lah yang paling sering digunakan. Namun, bagi mereka desainer
grafis yang memiliki peminatan di bagian percetakan akan lebih sering memakai
warna CMYK.
Kompetensi Dasar
4.2 Menempatkan berbagai fungsi dan format warna
Contoh warna CMYK dan
RGB
|


Tidak ada komentar:
Posting Komentar